Hai! Selamat datang di Blog ini!
Bagi Kalian Yang Suka Dengan Budaya, Tempat Ini Sangat Cocok Kalian Kunjungi!
DESA TENGANAN
Tenganan adalah sebuah desa tradisional di pulau Bali. Desa ini terletak di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem di sebelah timur pulau Bali. Tenganan bisa dicapai dari tempat pariwisata Candi Dasa dan letak kira-kira 10 kilometer dari sana.
Desa Tenganan merupakan salah satu desa dari tiga desa Bali Aga, selain Trunyan dan Sembiran. Bali Aga adalah desa yang masih mempertahankan pola hidup yang tata masyarakatnya mengacu pada aturan tradisional adat desa yang diwariskan nenek moyang mereka. Bentuk dan besar bangunan serta pekarangan, pengaturan letak bangunan, hingga letak pura dibuat dengan mengikuti aturan adat yang secara turun-temurun dipertahankan.
sumber: wikipedia
Kali ini saya akan membahas tentang Budaya Perang Pandan yang ada di Desa Tenganan.
Potret Pedesaan Tenganan Pada Saat Terdapat Festival Perang Pandan
Perang Pandan merupakan salah satu tradisi yang ada di Desa Tenganan. Perang Pandan juga disebut dengan istilah makere-kere, yang merupakan salah satu tradisi yang dilakukan untuk menghormati dewa Indra atau Dewa perang dalam bagian dari ritual Sasih Sembah. Sasih sembah ialah ritual terbesar yang ada di Desa Tenganan.
Upacara Perang Pandan menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik wisatawan dalam negeri maupun wisatawan asing.
Biasanya, sebelum Perang Pandan dimulai, para Pria dari desa tetangga akan berkumpul di suatu Bale (seperti gazebo dalam bahasa indonesia) di desa tempat diadakannya Perang Pandan, kemudian para Wanita akan menyambutnya dengan memberikan hidangan berupa makanan dan minuman.
Potret Para Wanita Yang Sedang Menyiapkan Hidangan
Setelah menikmati hidangan, maka para Pria dari desa tetangga akan dipanggil untuk melakukan Perang Pandan melawan desa yang mengadakan Perang Pandan tersebut.
Potret Para Wanita Yang Berada Di Bale Gede Menonton Perang Pandan
Perang Pandan tidak hanya dilakukan oleh Pria dari desa saja, wisatawan yang ingin ikut serta pun boleh Perang Pandan dengan warga desa atau wisatawan lain.
Potret Perang Pandan Yang Dilakukan Oleh Wisatawan
Bagi kalian yang mau datang ke Desa Tenganan dan ingin melihat Tradisi Perang Pandan ini
Biasanya Perang Pandan diadakan pada bulan Juni s/d. September tergantung pada jatuhnya Sasih Sembah di Desa Tenganan.
Setelah Perang Pandan biasanya akan diberi ramuan kunyit untuk mengobati badan yang luka karena pandan.
Jika sudah waktunya selesai, maka desa yang telah melakukan Perang Pandan akan kembali ke Desanya dengan iring-iringan gambelan, tarian, dan sarana lainnya.
Bagaimana pendapat kalian tentang pembahasan kali ini ?
Jangan Lupa Share ke teman kalian yang suka sama tradisi Bali
Terima Kasih
sampai jumpa di blog selanjutnya.






No comments:
Post a Comment